Ramadan 1443 H

Pernama telah berjalan beriringan malamTak memedulikan rutinitas kehidupan manusiaDengan angkuhnya ia tak menyapa sambil laluSejengkal pun ia tak menyapa. Sungguh angkus memangTapi apa daya manusia yang tak kuasa menahannya walau sepersekian detikDengan peringatan yang membawa ramadan untuk ke 1443 kaliDi hadapan manusia, ya begitulah ia dengan keangkuhannya. Ramadan ke 1443 kali ini menyapa dengan penuh … Lanjutkan membaca Ramadan 1443 H

kang Santri

Dari Santri untuk Negeri

Pertanyaan yang polos dan terkesan lugu sering terlintas dalam benak seorang santri yang berkontrak ngabdi ke pondoknya setelah lulus kuliah: Apa manfaatnya mengabdi itu? atau mungkin mengabdi hanya untuk kepentingan pondok dengan memanfaatkan tenaga kita? akankah umur kita terbuang percuma dengan mengabdi tanpa menghasilkan apa-apa? bahkan pernyataan yang lumayan ekstrim bagi kaum jomblo: Mengabdi itu … Lanjutkan membaca Dari Santri untuk Negeri

Puasa Rajab tak berdalil?

Bulan Rajab, telah berlangsung selama beberapa hari ini. Tak terasa sudah hampir mendekati pertengahannya atau biasa kita sebut padhang bulan. Selama beberapa hari ini, sudah banyak orang yang melakukan ibadah puasa di bulan Rajab. Nah, ada percakapan yang berhubungan dengan hukum puasa Rajab antara Chakim, Toleh, dan Sutadz yang terjadi di sore hari. Dalam diskusi … Lanjutkan membaca Puasa Rajab tak berdalil?

Islam Tradisional dan Jaringannya

Masyarakat Indonésia yang didominasi orang muslim beraneka ragam. Ada muslim moderat dan tradisional, ada pula muslim progresif dan konservatif, ada pula pembagian antara kaum santri (yang belajar agama) dan kaum abangan. Sekian banyak itu terjadi tak memakan waktu sebentar, melainkan berabad-abad yang lalu sudah terjadi. Acara ceremonial (semacam hari lahir atau suatu perayaan meriah tertentu … Lanjutkan membaca Islam Tradisional dan Jaringannya

Makan Bersama di UKM LKP2M (kiri-kanan: Ning Ima, Gus Syahrul, Gus Faiz, Gus Rudi, dan Gus Iz)

Weton, apa berlaku di zaman milenial?

Hitungan masa dalam tataran masyarakat, khususnya suku Jawa, seringkali berhubungan dengan kejadian yang akan terjadi. Kebahagiaan, kemujuran, sial, dan kemapanan seseorang terkadang ditentukan oleh weton yang cocok untuk diri seseorang. Nalar manusia zaman milenial yang kritis dalam menyikapi segala hal juga belum nutut untuk memikirkan perihal weton yang menentukan nasib. Tak hanya bersumber pada hitungan … Lanjutkan membaca Weton, apa berlaku di zaman milenial?

Arti Kemerdekaan Bermalam

Merdeka adalah memiliki kedaulatan penuh atas dirinya sendiri. Tentu jika dikaitkan dengan kebebasan, bisa terikat antara kebebasan individu dengan kebebasan individu yang lain. Tak lain dengan bermalam atau sering kita sebut menginap. Kegiatan yang satu ini memerlukan banyak sekali kemerdekaan, baik kemerdekaan tanah, keamanan, barang, hingga waktu pun harus dimerdekakan. Penulis mengalami suatu titik syukur … Lanjutkan membaca Arti Kemerdekaan Bermalam

Kecil-Kecil Naik Pelaminan

Masa kecil sangat bisa dimaklumi dalam berbuat salah. Mereka terlindungi oleh pasal belum sempurnanya akal mereka dalam memandang suatu fenomena. Melalui canda tawa dalam interaksi membuat mereka jadi akrab satu sama lain. Tangis selalu ada, tapi tidak di setiap momen. Kalaupun ada tangis, tidak akan membuahkan dendam berkepanjangan sampai berlarut-larut. Alhamdulillah, dalam momentum Walimatul Ursy … Lanjutkan membaca Kecil-Kecil Naik Pelaminan

Kiai SK atau SK Kiai

Abdul Aziz kepala bagian kemahasiswaan UIN Malang Kiai adalah sosok karismatik yang tak hanya disematkan pada makhluk hidup, tetapi juga pada benda mati yang disakralkan oleh masyarakat tertentu. Di jawa tengah terdapat kiai Slamet sebagai icon masyarakat setempat. Kiai Slamet bukanlah seorang manusia, tetapi seekor sapi putih yang pernah hidup di pulau Jawa. Ada pula … Lanjutkan membaca Kiai SK atau SK Kiai

Turats Berjalan

Kiai Hamim Chudlori Ta'aruf Ma'had Al- Jami'ah Al-Aly didatangi seorang kiai Khash dan sangat mendalam keilmuan agama Islam yang bernama kiai Hamim Chudlori. Sosok kiai asal Gondang Legi Malang ini membawakan materi Kontèkstualisasi Turats di Era Milenial. Bimbingan belajar berpikir ala ushul fiqih dalam penggalian hukum berdasarkan keilmuan masing-masing. Cara beliau membuka wawasan para audien … Lanjutkan membaca Turats Berjalan

Pemberhentian Abu-abu

Perjalanan Jombang-Trenggalèk banyak terjadi peristiwa berhenti mendadak. Hal ini terjadi lantaran polisi yang berjaga di jalan raya, khususnya wilayah Kediri. Disitu terjadi banyak penyebutan nama Tuhan sebagai azimat pemulus jalan bagi para pengedara yang seringkali didominasi masyarakat santri. Dengan berbekal sepotong ayat Alquran yang diyakini dapat mempermujur perjalanan, seorang pengedara mobil yang memiliki STNK yang … Lanjutkan membaca Pemberhentian Abu-abu